• Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming
Sabtu, 28 Februari 2026
Problematika Umat
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Problematika Umat
No Result
View All Result
Home Fiqih Puasa

Enggan Sahur Karena Kuat dan sedang Diet

Abu Ismail Rijal by Abu Ismail Rijal
12 Maret 2024
in Puasa
0
Enggan Sahur Karena Kuat dan sedang Diet
0
SHARES
0
VIEWS
Share WhatsappShare on TwitterShare on EmailShare Line

Pertanyaan:


Saya orang yang kuat. Dengan berbuka (ifthar) saja saya sudah mampu melanjutkan puasa keesokan harinya. Bolehkah saya tidak sahur karena merasa kuat, sekaligus untuk membantu program diet yang sedang saya jalani?


Jawaban:


Sahur hukumnya sunnah, bukan wajib. Para ulama telah menukil ijma’ (kesepakatan) dalam hal ini. Artinya, jika seseorang tidak sahur, puasanya tetap sah selama syarat dan rukunnya terpenuhi.


Namun perlu dipahami, ketika suatu amalan disebut sunnah (mustahab), bukan berarti boleh diremehkan. Seorang muslim semestinya mengagungkan setiap ajaran yang datang dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.


Walaupun Anda merasa kuat, tetaplah berusaha untuk sahur, meskipun hanya dengan seteguk air. Itu sudah termasuk menghidupkan sunnah. Mengagungkan sunnah adalah tanda kecintaan kepada Nabi dan bukti ketundukan kepada syariat.

Sekuat apa pun kita, tentu kita tidak lebih kuat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya. Namun beliau dan para sahabat tetap bersemangat melaksanakan sahur.


Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dan dikeluarkan oleh Muhammad bin Ismail al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj, Rasulullah Shallallhohu’alaihi wasallam bersabda:


تَسَحَّروا؛ فإنَّ في السَّحورِ بَرَكةً

“Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat keberkahan.”


Keberkahan sahur sangat luas, mencakup manfaat dunia dan akhirat. Di antaranya:
Mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ.
1. Menyelisihi Ahlul Kitab yang berpuasa tanpa sahur.
2. Mendapat keberkahan waktu sepertiga malam terakhir, waktu yang mustajab untuk berdoa dan beristighfar.
3. Membantu menghadirkan niat puasa sebelum fajar shodiq
4. Menguatkan tubuh agar lebih optimal dalam beribadah.
5. Menjadi momen kebersamaan keluarga yang menghangatkan suasana rumah dan menumbuhka keharmonisan.
6. Membuka peluang bersedekah, seperti menyiapkan makanan untuk keluarga atau orang lain.


Adapun niat diet, pada dasarnya puasa itu sendiri sudah merupakan sarana pengendalian diri dan pola makan. Jika ingin tetap menjalankan program diet, sahur bisa dilakukan dengan menu yang ringan dan sehat, tanpa berlebihan.


Intinya, jangan meninggalkan sahur hanya karena merasa kuat. Justru di situlah letak ujian keikhlasan dan kecintaan kita kepada sunnah. Walau sedikit, walau sederhana, sahur tetap lebih utama daripada meninggalkannya.


Semoga Allah memudahkan kita untuk selalu mencintai dan mengagungkan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Aamiin.

Baca: Sahur Jangan Engkau Tinggalkan

Tags: BarakahBerkah sahurManfaat sahur
Previous Post

Banyak Tidur Saat Puasa Ramadhan

Next Post

Dalil Pentingnya Belajar Tafsir Al-Quran

Related Posts

Apakah Siwak Makruh Setelah Zawal bagi Orang yang Berpuasa?
Puasa

Apakah Siwak Makruh Setelah Zawal bagi Orang yang Berpuasa?

23 Februari 2026
MENGINGAT KEMATIAN DI BULAN RAMADHAN
Puasa

MENGINGAT KEMATIAN DI BULAN RAMADHAN

22 Februari 2026
JADWAL IMSAKIYAH: BENARKAH TIDAK BOLEH MAKAN SAHUR SETELAH IMSAK?
Puasa

JADWAL IMSAKIYAH: BENARKAH TIDAK BOLEH MAKAN SAHUR SETELAH IMSAK?

21 Februari 2026
RAMADHAN: TIDAK BOLEH ADA OLAHRAGA DAN PERMAINAN?
Puasa

RAMADHAN: TIDAK BOLEH ADA OLAHRAGA DAN PERMAINAN?

20 Februari 2026
PERBAIKI NIAT DAN PERBANYAK DZIKIR DI BULAN RAMADHAN
Puasa

PERBAIKI NIAT DAN PERBANYAK DZIKIR DI BULAN RAMADHAN

18 Februari 2026
SETAN DIBELENGGU DI BULAN RAMADHAN, KENAPA KEJAHATAN MASIH ADA?
Puasa

SETAN DIBELENGGU DI BULAN RAMADHAN, KENAPA KEJAHATAN MASIH ADA?

15 Februari 2026
Next Post
Dalil Pentingnya Belajar Tafsir Al-Quran

Dalil Pentingnya Belajar Tafsir Al-Quran

Pos-pos Terbaru

  • RAMADHAN MOTIVASI BAGI PEMUDA
  • KESULITAN SHALAT SHUBUH DI PESAWAT
  • Ihram di Pesawat
  • Menjawab Syubhat: Mengapa Abu Thalib Wafat dalam Kekafiran?
  • Apakah Siwak Makruh Setelah Zawal bagi Orang yang Berpuasa?

Artikel Populer

  • Obat Virus Corona

    Obat Virus Corona

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyingkap Rahasia Manakib Syeikh Abdul Qodir Jaelani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubur Janin Berusia 2 Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Walisongo Dalam Timbangan Ahlul Hadits

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masa Iddah Wanita Ditinggal Mati Suami

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.