• Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming
Kamis, 26 Februari 2026
Problematika Umat
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Problematika Umat
No Result
View All Result
Home Fiqih Thaharah

KESULITAN SHALAT SHUBUH DI PESAWAT

Abu Ismail Rijal by Abu Ismail Rijal
26 Februari 2026
in Thaharah
0
KESULITAN SHALAT SHUBUH DI PESAWAT
0
SHARES
0
VIEWS
Share WhatsappShare on TwitterShare on EmailShare Line

Pertanyaan:

Ketika kami pulang ke Indonesia dari KSA pasca umroh dengan penerbangan malam, waktu Subuh masuk saat pesawat masih berada di udara. Karena pesawat bergerak ke arah timur, waktu Subuh sangat singkat dan cepat berlalu. Dalam kondisi ini kami mengalami beberapa kesulitan untuk menunaikan shalat Subuh di pesawat, di antaranya:

1. Maskapai yang kita gunakan tidak menyediakan ruang khusus untuk melaksanakan shalat dengan berdiri.

2. Antrean untuk berwudhu di toilet pesawat sangat panjang. Karena kami baru saja terlelap tidur dan mendapatkan berita masuknya waktu subuh.

3. Jika menunggu giliran wudhu, dikhawatirkan waktu Subuh akan habis sebelum sempat menunaikan shalat.

Dalam kondisi seperti ini, apa yang sebaiknya kami lakukan? Apakah tetap menunggu antrian wudhu meskipun berisiko keluar dari waktu Subuh, ataukah ada keringanan dalam syariat untuk keadaan seperti ini? Jazakumullohukhoiron.

Jawaban:

Kaidah umum dalam menjalankan perintah syariat adalah:

فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ

“Bertakwalah kepada Allah semampu kalian.” (QS. At-Taghābun: 16)

Artinya, setiap kewajiban dilaksanakan sesuai kemampuan, dan Allah tidak membebani hamba-Nya kecuali apa yang mereka mampui.Terkait permasalahan yang dihadapi, kita bahas dalam beberapa point berikut:

1️⃣ Tentang Shalat Berdiri Dalam Pesawat

Hukum asal shalat fardhu adalah wajib berdiri bagi yang mampu. Namun jika tidak memungkinkan, gugurlah kewajiban berdiri. Rasulullah ﷺ bersabda:

«صَلِّ قَائِمًا، فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَقَاعِدًا…»

“Shalatlah dengan berdiri, jika tidak mampu maka duduk…” (HR. Bukhari)

Dalam kondisi pesawat tidak menyediakan ruang untuk berdiri maka shalatlah dengan duduk.

Denikian pula jika anda dalam posisi di maskapai yang menyediakan ruang untuk shalat berdiri, namun ruang tersebut tidak mampu menampung seluruh jamaah, terlebih kaum wanita — maka shalat juga boleh dilakukan dengan duduk di kursi bagi yang tidak mendapatkan ruang, atau khawatir waktu shalat habis apabila menanti kosongnya ruang sholat.

Ruku’ dan sujud ketika shalat dengan duduk cukup dengan isyarat kepala, untuk sujud kepala lebih menunduk.

2️⃣ Masalah Wudhu

Pada asalnya, wudhu tetap diupayakan semaksimal mungkin. Beberapa solusi yang bisa dilakukan:-

1. Berwudhu di toilet pesawat jika memungkinkan tentu dengan wudhu yang ringan, dengan mencukupkan wudhu sekali sekali setiap anggota wudhu, dan sangat menjaga agar toilet tetap kering.

2. Wudhu akan lebih ringan apabila sebelum masuk pesawat sudah dalam keadaan berwudhu dan memakai kaos kaki, sehingga saat wudhu cukup mengusap kaos kaki.

3. Berwudhu di tempat duduk pun mungkin untuk dilakulan apabila telah disiapkan sebelumnya, termasuk memakai kaos kaki dalam keadaan sempurna wudhu’. Bagi kaum wanitabtenti saja dengan menjaga aurat.

4. Jika wudhu benar-benar sulit karena antrean panjang dan waktu hampir habis, maka: Bertayammum jika terdapat debu yang bisa digunakan untuk tayammum.

3️⃣ Jika Tidak ada Air, atau antrian panjang, atau tidak ada debu sementara waktu shubuh dikhawatirkan habis maka: Shalat shubuh dikerjakan sesuai keadaan, meskipun tanpa wudhu dan tanpa tayammum. Karena menjaga waktu shalat lebih didahulukan, dan kewajiban bersuci gugur ketika tidak mampu.Kaidahnya:

لا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kemampuannya.” (QS. Al-Baqarah: 286).

Demikian beberapa hal yang mungkin untuk dikerjakan, semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan kepada kita semua. Amin.

Baca Juga: Mengusap Kaos Kaki Saat Wudhu di Pesawat

Tags: Shalat duduk di pesawatTayammum di pesawat
Previous Post

Ihram di Pesawat

Related Posts

Mengangkat Kepala Ke Langit Setelah Wudhu, Sunnah?
Thaharah

Mengangkat Kepala Ke Langit Setelah Wudhu, Sunnah?

06 Januari 2024
Mengusap Kaos Kaki Saat Wudhu di Pesawat
Thaharah

Mengusap Kaos Kaki Saat Wudhu di Pesawat

27 Agustus 2022
Jimak Tanpa Ejakulasi Tidak Wajib Mandi ?
Keluarga

Jimak Tanpa Ejakulasi Tidak Wajib Mandi ?

08 Oktober 2020
Doa Setelah Wudhu
Fiqih

Doa Setelah Wudhu

23 April 2020
Sucinya Bangkai Hewan Tak Berdarah
Thaharah

Sucinya Bangkai Hewan Tak Berdarah

18 Februari 2020
Tata Cara Berwudhu
Thaharah

Tata Cara Berwudhu

22 Januari 2020

Pos-pos Terbaru

  • KESULITAN SHALAT SHUBUH DI PESAWAT
  • Ihram di Pesawat
  • Menjawab Syubhat: Mengapa Abu Thalib Wafat dalam Kekafiran?
  • Apakah Siwak Makruh Setelah Zawal bagi Orang yang Berpuasa?
  • MENGINGAT KEMATIAN DI BULAN RAMADHAN

Artikel Populer

  • Obat Virus Corona

    Obat Virus Corona

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyingkap Rahasia Manakib Syeikh Abdul Qodir Jaelani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubur Janin Berusia 2 Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Walisongo Dalam Timbangan Ahlul Hadits

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masa Iddah Wanita Ditinggal Mati Suami

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.