Pertanyaan:
Apakah Ad-Dayyan termasuk dari Nama-nama Allah Ta’ala? Dan apa makna Ad-Dayyan?
Jawaban:
Sebagaimana diketahui bahwa menetapkan nama-nama Allah dan sifat sifat-Nya harus berdasarkan dalil baik dari Al Qur’an ataupun as sunnah.
Ad-Dayyan adalah salah satu dari nama Allah yang ditetapkan dalam sunnah Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam. Nama ini diantara nama yang diasbutkan dalam hadits namun tidak disebutkan dalam Al Quran.
Hadits yang dimaksud adalah hadits Abdullah bin Unais Radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
يَحشُرُ اللهُ العبادَ أو قال يَحشُرُ اللهُ الناسَ قال وأوْمَى بيدِه إلى الشامِ عُراةً غُرْلًا بُهْمًا قال قلتُ ما بُهْمًا قال ليس معهم شيءٌ فينادِي بصوتٍ يسمعُه من بَعُدَ كما يسمعُه من قَرُبَ أنَا الملِكُ أنَا الدَّيَّانُ لا ينبغي لأحدٍ من أهلِ الجنةِ أن يَدخلَ الجنةَ وأحدٌ من أهلِ النارِ يُطالبُه بمظلَمَةٍ ولاينبغي لأحدٍ من أهلِ النارِ أن يَدخلَ النارَ وأحدٌ من أهلِ الجنةِ يُطالبُه بمظلَمَةٍ قالوا وكيف وإنَّا نأتي عُراةً غُرْلًا بُهْمًا قال بالحسناتِ والسيئاتِ
“Allah akan mengumpulkan para hamba —atau beliau bersabda: Allah akan mengumpulkan manusia—.” Perawi berkata: Nabi ﷺ memberi isyarat dengan tangannya ke arah Syam.“Mereka dikumpulkan dalam keadaan telanjang, tidak berkhitan, dan dalam kondisi buhman. ”Aku bertanya: Apa maksudnya “buhman” (بُهْمًا)? Beliau menjawab: Mereka tidak membawa apapun. Kemudian Allah menyeru dengan seruan yang didengar oleh yang jauh sebagaimana didengar oleh yang dekat: “Aku adalah Malik, Aku adalah Ad-Dayyan” Tidak pantas bagi seorang pun dari penghuni surga untuk masuk ke dalam surga sementara masih ada seorang dari penghuni neraka yang menuntut darinya suatu kezaliman. Dan tidak pantas bagi seorang pun dari penghuni neraka untuk masuk ke dalam neraka sementara masih ada seorang dari penghuni surga yang menuntut darinya suatu kezaliman. ”Para sahabat bertanya:“Bagaimana mereka saling menuntut, sementara semua datang dalam keadaan telanjang, belum dikhitan, dan tidak membawa apa pun?”Beliau menjawab:“(Tuntutan akan diselesaikan) dengan amal-amal kebaikan dan amal-amal keburukan.”Maksudnya: hak-hak manusia akan diselesaikan pada hari kiamat dengan pemindahan pahala (hasanat) dan dosa (sayyi’at).
Hadits ini menetapkan bahwa diantara nama nama Allah adalah Ad-Dayyan.
Apa Makna Ad Dayyan?
Ad-Dayyān maknanya: Allah adalah Yang Maha Menghisab, Maha Mengadili, dan Maha Membalas seluruh amal manusia dengan keadilan yang sempurna.
Orang yang mengimani nama ini tidak meragukan sedikitpun bahwa sekecil apapun kebaikan, Allah akan membalasinya dengan kebaikan yang berlipat, tidak ada yang terselip sedikitpun dari amalan hamba. Iman kepada nama ini menjadikan seorang mukmin bersemangat dalam beramal sholih sekecil apapun, dan tidak pernah meremehkan amalan.
Seorang yang mengimani nama ini juga akan takut berbuat zhalim kepada siapapun, termasuk kepada musuh.
Mengimani nama ini juga mendorong seorang hamba untuk bersegera bertaubat dan memohon ampunan kepada Allah.
Keimanan kepada nama ini juga membantu seorang untuk sabar dalam menghadapi kezhaliman-kezhaliman manusia, karena Allah akan menyelesaikan segala perselisihan dan persengketaan nanti di hari kiamat. Allahu ta’ala a’lam.



