Pertanyaan:
Kita sering mendengar fenomena ayam jago berkokok di malam hari, bahkan terkadang saling bersahut-sahutan, terutama bagi kita yang tinggal di desa. Ada yang mengatakan bahwa ayam jago berkokok karena melihat malaikat. Apakah hal tersebut benar?
Jawaban:
Malaikat termasuk perkara ghaib. Seorang muslim wajib mengimaninya sebagaimana yang dikabarkan dalam Al-Qur’an dan hadits Nabi ﷺ.
Terkait pertanyaan di atas—semoga Allah menjaga Anda—tentang ayam jago yang berkokok di tengah malam karena melihat malaikat, memang terdapat dalil yang menunjukkan bahwa Allah memberikan kemampuan kepada sebagian hewan untuk melihat atau mendengar sesuatu yang tidak mampu dilihat atau didengar oleh manusia.Rasulullah ﷺ bersabda:
إِذَا سَمِعْتُمْ صِيَاحَ الدِّيَكَةِ فَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ، فَإِنَّهَا رَأَتْ مَلَكًا،وَإِذَا سَمِعْتُمْ نَهِيقَ الْحِمَارِ فَتَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ فَإِنَّهُ رَأَى شَيْطَانًا
“Jika kalian mendengar ayam jago berkokok, maka mintalah karunia kepada Allah, karena ayam itu melihat malaikat. Dan jika kalian mendengar keledai meringkik, maka berlindunglah kepada Allah dari setan, karena ia melihat setan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menunjukkan bahwa ketika ayam jago berkokok, ia melihat malaikat. Karena itu Rasulullah ﷺ menganjurkan kita untuk memohon karunia Allah ketika mendengarnya.Di antara doa yang bisa dibaca adalah:
اللهم إني أسألك من فضلك
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu karunia-Mu.
Hadits ini juga menjelaskan bahwa keledai meringkik ketika melihat setan. Oleh karena itu Nabi ﷺ mengajarkan kita untuk berlindung kepada Allah dari gangguan setan, di antaranya dengan membaca:
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
Hadits ini juga mengingatkan kita bahwa alam ghaib benar-benar ada. Kita hidup berdampingan dengan makhluk-makhluk yang tidak dapat kita lihat, seperti malaikat dan setan.Allah berfirman tentang iblis:
إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ
“Sesungguhnya setan dan golongannya melihat kalian dari tempat yang kalian tidak bisa melihat mereka.”(QS. Al-A’raf: 27)
Hadits ini juga mengingatkan kelemahan manusia. Di antara kelemahan tersebut adalah kita tidak mengetahui berbagai bahaya yang mungkin ada di sekitar kita, termasuk gangguan setan.Namun di antara kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, Allah mengajarkan kepada kita berbagai dzikir dan doa perlindungan, yang dengannya seorang hamba dapat terjaga dari berbagai keburukan, baik yang tampak maupun yang tidak tampak. Allahu ta’ala a’lam.







