• Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming
Minggu, 20 Oktober 2024
Problematika Umat
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Problematika Umat
No Result
View All Result
Home Fiqih

Jual Beli Perkutut

Abu Ismail Rijal by Abu Ismail Rijal
05 November 2018
in Fiqih, Jual Beli
6
Jual Beli Perkutut
0
SHARES
0
VIEWS
Share WhatsappShare on TwitterShare on EmailShare Line

Soal:

Maaf, mau tanya bolehkah jualan burung perkutut, karena ada masyarakat yg percaya pada mitos burung perkutut, terutama perkutut putih. Katanya banyak permintaan dari Bali buat acara ritual. Bagaimana itu ya ?

Jawab:

Pada asalnya jual beli itu boleh (mubah) berdasar firman Alloh Ta’ala:

و احل الله البيع و حرم الربا

“Dan Alloh menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” ( QS. Al-Baqoroh)

Termasuk jual beli burung perkutut, pada asalnya boleh.

Namun apabila anda tahu dengan pasti atau ada dugaan kuat bahwa burung tersebut dibeli untuk perkara yang haram seperti perjudian, praktik perdukunan atau acara-acara ritual yg disebutkan dlm pertanyaan maka jual beli ini diharamkan karena di dalamnya terkandung unsur ta’awun (tolong-menolong) dalam dosa. Alloh Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلا تَعَاوَنُوا عَلَى الإثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” ( QS. Al-Maidah: 2)

Ayat ini adalah dalil bahwa segala jenis jual beli yang terkandung di dalamnya ta’awun, tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan diharamkan. syareat Allohu a’lam. (Dijawab oleh: Abu Ismail Muhammad Rijal, Hafizhahulloh)

Lihat pula artikel : Jual Tanah untuk Membangun gereja

Tags: Perdukunanperkututritual Bali
Previous Post

Dropship, Problema dan Solusi

Next Post

Arisan Barang Lebaran

Related Posts

Enggan Sahur Karena Kuat dan sedang Diet
Puasa

Enggan Sahur Karena Kuat dan sedang Diet

12 Maret 2024
Banyak Tidur Saat Puasa Ramadhan
Puasa

Banyak Tidur Saat Puasa Ramadhan

11 Maret 2024
Keutamaan Meninggal Hari Jumat?
Janaiz

Keutamaan Meninggal Hari Jumat?

26 Januari 2024
Shalat Syuruq dan Pahala Haji
Shalat

Shalat Syuruq dan Pahala Haji

24 Januari 2024
Menghajikan Orang Tua Yang Masih Hidup
Haji

Menghajikan Orang Tua Yang Masih Hidup

11 Januari 2024
Mengangkat Kepala Ke Langit Setelah Wudhu, Sunnah?
Thaharah

Mengangkat Kepala Ke Langit Setelah Wudhu, Sunnah?

06 Januari 2024
Next Post
Arisan Barang Lebaran

Arisan Barang Lebaran

Comments 6

  1. Ning sulistyadhi says:
    6 tahun ago

    Afwan Ustadz, apakah memelihara ayam bangkok juga termasuk yang diharomkan karena sudah ma’ruf bahwa ayam bangkok itu sebagai ayam aduan. Jazaakumullohu khoiron.

    Balas
  2. Abu Ismail Rijal says:
    6 tahun ago

    Memelihara ayam bangkok hukumnya mubah (boleh) walaupun ayam bangkok terkenal sebagai ayam aduan. Yang penting bagi anda adalah: tidak memperjualbelikan ayam bangkok untuk keperluan aduan atau terlibat dalam aktivitas tersebut. Allohua’lam.

    Balas
  3. abu fayas says:
    6 tahun ago

    saya pedagang burung..jazakallah atas jawabannya..yg jadi soal saya kan gak tahu pasti..terkadang orang datang ke toko perkutut saya sambil menghitung bulu ekornya..apakah itu dugaan mitos..segingga gak boleh dijual ke orang tersebut?

    Balas
  4. Ping-balik: Jual Beli Perkutut…Abu Ismail Muhammad Rijal,Lc Hafidzahullah | DIREKTORI FAEDAH ILMIYAH | TUK PARA PENCINTA SUNNAH
  5. Ping-balik: Jual Beli Perkutut…Al-Ustadz Abu Ismail Muhammad Rijal Hafidzahullah | DIREKTORI FAEDAH ILMIYAH | TUK PARA PENCINTA SUNNAH
  6. Ping-balik: hukum – Jual Beli (burung) Perkutut – Al-ustadz Abu Ismail Muhammad Rijal Hafidzahullah – problematika umat | DIREKTORI FAEDAH ILMIYAH | TUK PARA PENCINTA SUNNAH

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Dalil Pentingnya Belajar Tafsir Al-Quran
  • Enggan Sahur Karena Kuat dan sedang Diet
  • Banyak Tidur Saat Puasa Ramadhan
  • Keutamaan Meninggal Hari Jumat?
  • Shalat Syuruq dan Pahala Haji

Artikel Populer

  • Obat Virus Corona

    Obat Virus Corona

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyingkap Rahasia Manakib Syeikh Abdul Qodir Jaelani

    3 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Mengubur Janin Berusia 2 Bulan

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Masa Iddah Wanita Ditinggal Mati Suami

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Walisongo Dalam Timbangan Ahlul Hadits

    4 shares
    Share 2 Tweet 1
  • Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.