• Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming
Minggu, 20 Oktober 2024
Problematika Umat
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Problematika Umat
No Result
View All Result
Home Manhaj

Isfahan, Iran Negeri Pengikut Dajjal

Abu Ismail Rijal by Abu Ismail Rijal
07 Januari 2019
in Manhaj
0
Isfahan, Iran Negeri Pengikut Dajjal
4
SHARES
16
VIEWS
Share WhatsappShare on TwitterShare on EmailShare Line

Soal:

Benarkah ada hadits shahih yang menyebutkan bahwa para pengikut dajjal keluar dari Iran ?

Jawab:

Hadits yang dimaksud adalah hadits Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

يَتْبَعُ الدَّجَّالَ مِنْ يَهُودِ أَصْفَهَانَ سَبْعُونَ أَلْفًا عَلَيْهِ الطَّيَالِسَةُ

“Akan mengikuti Dajjal 70.000 (tujuh puluh ribu) orang Yahudi Asfahan, mereka memakai jubah-jubah.”

Hadits ini diriwayatkan Imam Muslim dalam ash-Shahih, Kitabul Fitan (4/2266 no. 2944)

Hadits ini mengingatkan kita akan sebuah fitnah (ujian) besar yang menimpa umat manusia di akhir zaman yaitu fitnah al-Masih ad-Dajjal.

Di antara kasih sayang Allahsubhanahu wa ta’ala, seluruh para nabi dan rasul memperingatkan umatnya dari Dajjal, termasuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan beliau telah memberikan keterangan-keterangan yang lebih lengkap dan gamblang ketimbang nabi-nabi sebelum beliau.

Dalam hadits Anas bin Malikradhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa di antara para pengikut al-Masih ad-Dajjal adalah orang-orang Yahudi Asbahan sebanyak 70.000.

Asbahan atau Asfahan adalah salah satu Provinsi di Republik Iran, negara yang dibangun di atas agama Syiah Rafidhah. Asbahan sekarang lebih dikenal dengan Isfahan atau Esfahan.

Berita Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam semakin membuka tabir tentang hakikat negara Iran. Iran bukan kiblat kaum muslimin. Revolusi Iran yang digembar-gemborkan Khomeini yang keji dan kotor bukanlah revolusi Islam, melainkan revolusi Rafidhah.

Sejak dahulu hingga kini Iran adalah negeri fitnah.

Iran adalah negeri sumber kejelekan. Di negara Iran inilah para pengikut Dajjal berdiam, menanti kedatangan Dajjal, kemudian mengikutinya.

Cepat atau lambat, Yahudi akan berkumpul di Asbahan, Iran. Bahkan, saat ini, komunitas Yahudi telah terbentuk di Iran.

Yahudi tinggal di Iran dengan damai mendapat perlindungan, populasi Yahudi terbanyak terutama di Isfahan, Hadan, dan Teheran. Mereka mendapatkan pengakuan —berbeda dengan Ahlus Sunnah- yang terus menjadi sasaran intimidasi dan pembantaian penguasa Iran.

Jangan heran apabila Yahudi tinggal nyaman di Iran. Hubungan mesra antara Iran (Syiah Rafidhah) dan Yahudi sangat nyata. Keduanya, Syiah Rafidhah (Iran) dan Yahudi ibarat saudara kembar, hanya saja Rafidhah menisbatkan dirinya kepada Islam padahal Islam berlepas diri dari mereka, sementara Yahudi tetap di atas keyahudiannya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa nanti di akhir zaman, tujuh puluh ribu Yahudi Asbahan akan mengikuti Dajjal. Apa yang beliau kabarkan akan terjadi dan pasti terjadi, sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas. Allohu a’lam

(Disunting dari Majalah Asy Syariah edisi 116, artikel berjudul : “Negeri Para Pengikut Dajjal,” Penulis: Abu Ismail Muhammad Rijal, Lc. dengan perubahan )

Tags: isfahankhomaeniKhumayni
Previous Post

Doa Saat Pesawat Berhadapan Dengan Cuaca Buruk

Next Post

Anak Pungut, Problem dan Solusi.

Related Posts

Bekerja Di Madinah Atau Berdakwah di Kampung?
Manhaj

Bekerja Di Madinah Atau Berdakwah di Kampung?

29 April 2023
Corona mereda, Kembali Makmurkan Masjid
Manhaj

Corona mereda, Kembali Makmurkan Masjid

27 Desember 2021
Kajian Khusus 10 Awal Dzulhijjah 1442 H  – Sudah Sesuaikah Aqidah Kita dengan Rasuulullah ﷺ ?
Aqidah

Kajian Khusus 10 Awal Dzulhijjah 1442 H – Sudah Sesuaikah Aqidah Kita dengan Rasuulullah ﷺ ?

11 Juli 2021
Audio Salafy Mengunci Pintu Pintu Terorisme – Ustadz Muhammad Rijal Lc
Audio Tanya Jawab

Audio Salafy Mengunci Pintu Pintu Terorisme – Ustadz Muhammad Rijal Lc

09 April 2021
Diantara Hikmah Poligami Rasulullah
Manhaj

Diantara Hikmah Poligami Rasulullah

21 Desember 2020
Shalat Jumat Masa Pandemi Ghuluw?
Manhaj

Shalat Jumat Masa Pandemi Ghuluw?

28 Oktober 2020
Next Post
Anak Pungut, Problem dan Solusi.

Anak Pungut, Problem dan Solusi.

Pos-pos Terbaru

  • Dalil Pentingnya Belajar Tafsir Al-Quran
  • Enggan Sahur Karena Kuat dan sedang Diet
  • Banyak Tidur Saat Puasa Ramadhan
  • Keutamaan Meninggal Hari Jumat?
  • Shalat Syuruq dan Pahala Haji

Artikel Populer

  • Obat Virus Corona

    Obat Virus Corona

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyingkap Rahasia Manakib Syeikh Abdul Qodir Jaelani

    3 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Mengubur Janin Berusia 2 Bulan

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Masa Iddah Wanita Ditinggal Mati Suami

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Walisongo Dalam Timbangan Ahlul Hadits

    4 shares
    Share 2 Tweet 1
  • Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.