Pertanyaan
Saya berdebat dengan seorang pengikut Ahmadiyah. Ia mengatakan bahwa Nabi Isa عليه السلام telah wafat dan tidak diangkat ke langit. Mereka juga sangat kuat meyakini bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah seorang nabi.
Jawaban
Pertama, terkait perdebatan, maka seorang muslim hendaknya menjauhi perdebatan yang tidak membawa maslahat. Betapa banyak manusia tergelincir dalam kesesatan karena gemar berdebat tanpa ilmu dan tanpa adab. Para ulama telah mengingatkan bahwa perdebatan dengan ahlul bid‘ah dan ahlul ahwa’ sangat banyak mudaratnya,
Kedua, mengenai Nabi Isa عليه السلام, dalil-dalil dari Al-Qur’an, As-Sunnah, dan ijma‘ kaum muslimin telah sangat jelas bahwa:
Nabi Isa belum wafat,
beliau diangkat oleh Allah ke langit,
dan beliau akan turun kembali di akhir zaman, pada masa Imam Mahdi,
serta Nabi Isa lah yang akan membunuh Dajjal.
Semua ini merupakan akidah yang telah disepakati oleh Ahlus Sunnah wal Jama‘ah dan diriwayatkan dalam hadits-hadits yang sahih. Maka mempertentangkan hal ini setelah jelas dalilnya bukanlah pencarian kebenaran, melainkan bentuk penyimpangan dari manhaj umat Islam.
Ketiga, penyimpangan Ahmadiyah bukan hanya pada masalah Nabi Isa, namun yang jauh lebih mendasar adalah dalam akidah kenabian. Ahmadiyah meyakini bahwa:
Nabi Muhammad ﷺ bukan nabi terakhir,
dan mereka mengimani Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi.
Keyakinan ini bertentangan secara langsung dengan Al-Qur’an, As-Sunnah, dan ijma‘ kaum muslimin bahwa Nabi Muhammad ﷺ adalah Khatamun Nabiyyin (penutup seluruh nabi).
Oleh karena itu, keyakinan tersebut merupakan kekafiran yang nyata, karena meruntuhkan salah satu pokok akidah Islam.
Dengan demikian, Ahmadiyah bukan bagian dari Islam, dan mereka termasuk ke dalam golongan orang-orang kafir, meskipun mereka menampakkan simbol-simbol lahiriah Islam.
Sebagai penegasan tambahan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa Ahmadiyah adalah aliran sesat dan berada di luar Islam, sebagaimana tertuang dalam keputusan resmi MUI yang dapat dirujuk pada dokumen berikut:
https://mui.or.id/storage/fatwa/f83b9851e427ab3edf15b749cc992474-lampiran.pdf
Semoga Allah mudahkan kita untuk mengenal aqidah islam dan dimudahkan untuk istiqomah di atasnya. Amin.







