Pertanyaan:
Apakah ziarah Baqi’ disyariatkan? Dan bagaimana adab-adabnya?
Jawaban:
Ziarah kubur secara umum -termasuk ziarah ke pemakaman Baqi’-, disyariatkan (disunnahkan) berdasarkan dalil-dalil yang shahih. Di antaranya adalah sabda Nabi ﷺ:
كنت نهيتكم عن زيارة القبور ألا فزوروها فإنها تذكركم الآخرة
“Aku dahulu melarang kalian ziarah kubur, maka sekarang ziarahlah, karena itu dapat mengingatkan kalian kepada akhirat.” (HR. Muslim)
Adakah Dalil Khusus Ziarah Baqi’?
Adapun ziarah ke Baqi’ (بقيع الغرقد) secara khusus, terdapat dalam hadits-hadits yang menunjukkan bahwa Nabi ﷺ menziarahi pemakaman Baqi.
Disebutkan dalam riwayat shahih bahwa menjelang wafat, Rasulullah ﷺ menziarahi pemakaman Baqi’ dan mendoakan para penghuninya. Dari Aisyah binti Abu Bakar, Nabi ﷺ pernah keluar pada suatu malam menuju Baqi’, lalu beliau mendoakan para penghuni kubur. (HR. Muslim)
Kisah dalam hadits shahih ini memberikan banyak faedah diantaranya:
- Ziarah Baqi’ adalah amalan yang dicontohkan Nabi ﷺ
- Tujuan ziarah kubur adalah mendoakan kaum muslimin yang telah wafat
Adab-Adab Ziarah Baqi’ dan Ziarah Kubur Secara Umum
1️⃣ Ikhlas dan ittiba’ (mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ)
Lakukanlah Ziarah pemakaman baqi dengan niat: Mengharap ridha Allah dan Mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ
2️⃣ Mengambil pelajaran (ibrah) dengan Ziarah Kubir
Ziarah kubur bertujuan: Mengingat kematian, mengingat kehidupan akhirat dan upaya Melembutkan hati
3️⃣ Mengucapkan salam dan mendoakan mayyit.
Disunnahkan mengucapkan salam kepada ahlul kubur, termasuk yang dimakamkan di Baqi dari kalangan shahabat, para tabiin, tabiut tabiin dan para ulama. Ucapan salam yang diajarkan Rasulullah:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ،
وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ،
نَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
“Semoga keselamatan tercurah kepada kalian wahai penghuni negeri (kubur), dari kalangan kaum mukminin dan muslimin. Dan sesungguhnya kami — insya Allah — akan menyusul kalian. Kami memohon kepada Allah keselamatan (afiat) untuk kami dan kalian.”
Demikian pula mendoakan mereka dengan ampunan dan rahmat seperti doa:
اللهم اغفر لهم وارحمهم
Ya Allah ampuni mereka dan rahmati mereka
اللهم اغفر لأهل بقيع الغرقد
Ya Allah ampuni mereka yang dikubirkan di Baqi
4️⃣ Menjauhkan diri dari kesyirikan, kebid’ahan, dan berbagai kemaksiatan.
Di antara hal-hal yang harus dihindari:
a) Berdoa kepada mayit
Meminta hajat kepada penghuni kubur
Ini termasuk kesyirikan besar
b) Mencari berkah dari kuburan, mengusap kuburan, mengambil tanah Baqi’. Perbuatan ini termasuk perkara yang tidak disyariatkan dan dapat mengantarkan kepada syirik besar
c) Duduk atau menginjak kuburan.
Nabi ﷺ bersabda:
“Seseorang duduk di atas bara api lebih baik daripada duduk di atas kubur.” (HR. Muslim)
d) Bersikap lalai saat ziarah, duantaranya Sekadar berjalan-jalan tanpa tujuan,
Bercanda, tertawa-tawa atau bersenda gurau dan tdak mengambil pelajaran dari kematian.
Walhasil, Ziarah Baqi’ adalah ibadah yang agung jika dilakukan sesuai tuntunan. Ia menjadi sarana untuk: Mengingat akhirat, Melembutkan hati, Mendoakan kaum muslimin yang telah mendahului kita.
Dan semua itu harus dijaga dengan: Tauhid yang lurus, mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam dan menjauhi segala bentuk penyimpangan







