• Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming
Senin, 21 Oktober 2024
Problematika Umat
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Problematika Umat
No Result
View All Result
Home Fiqih

Bolehkah Musafir Menjadi Imam Sholat ?

Abu Ismail Rijal by Abu Ismail Rijal
23 November 2018
in Fiqih, Shalat
0
Bolehkah Musafir Menjadi Imam Sholat ?
0
SHARES
1
VIEWS
Share WhatsappShare on TwitterShare on EmailShare Line

Soal:

Bolehkan seorang musafir menjadi imam bagi orang-orang yang mukim (tidak safar) ?

Jawab:

Boleh bagi musafir menjadi imam bagi orang yang mukim.

Hanya saja perlu diperhatikan bahwa musafir mengoshor sholat, sehingga apabila imam  (musafir) salam pada rakaat kedua sholat ruba’iyyah (Zhuhur, Ashr, Isya’) kewajiban makmum (muqim) adalah menyempurnakan sholatnya empat rakaat, karena makmum bukan musafir.

Imam Malik meriwayatkan dalam kitabnya Al-Muwaththo (2/206), bahwasannya Umar bin Al Khoththob jika tiba di kota Mekah beliau mengimami sholat hanya dua rakaat (qoshor) kemudian beliau mengatakan:

ُ يَا أَهْلَ مَكَّةَ ! أَتِمُّوا صَلَاتَكُمْ فَإِنَّا قَوْمٌ سَفْرٌ

“Wahai Penduduk Mekah, sempurnakanlah sholat kalian, adapun kami, maka kami sedang safar..!

Imam Ibnu Qudamah menukilkan adanya ijma’ tentang bolehnya musafir menjadi imam.

Hal penting juga yang perlu diingatkan disini, hendaknya imam memberitahu kepada makmum bahwa dia musafir agar mereka (muqimin) tahu kewajiban menyempurnakan sholat dan tidak mengannggap salamnya imam pada rakaat kedua adalah sebuah kesalahan sehingga menimbulkan fitnah.

Berkata Asy Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahulloh : Boleh bagi musafir mengimami orang yang mukim. Ketika imam salam (pada rakaat kedua karena diqoshor), orang orang yang mukim berdiri untuk menyempurnakan shalat (empat rakaat). Namun disini seyogyanya imam memberitahukan kepada makmum sebelum sholat, ia katakan : “Kami ini sedang safar, nanti ketika saya salam pada rokaat kedua, berdirilah kalian menyempurnakan sholat !” Sebagaimana dahulu Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam mengimami penduduk Mekah ketika Fathu Makkah, beliau berkata

أتموا يأهل مكة فإنا قوم سفر

“Sempurnakan sholat kalian wahai penduduk Mekah, adapun kami, maka kami sedang safar.”

Ketika itu beliau sholat dua rakaat dan ahlu makkah menyempurnakan (empat rakaat). Lihat : Majmu Fatawa Ibnu Utsaimin (15/153).

(Dijawab oleh: Abu Ismail Muhammad Rijal)

Tags: qoshorsholat musafir
Previous Post

Membuat dan Membagi Makanan di Hari Maulid Nabi

Next Post

Hukum Mengulangi Umroh dalam Satu Safar

Related Posts

Enggan Sahur Karena Kuat dan sedang Diet
Puasa

Enggan Sahur Karena Kuat dan sedang Diet

12 Maret 2024
Banyak Tidur Saat Puasa Ramadhan
Puasa

Banyak Tidur Saat Puasa Ramadhan

11 Maret 2024
Keutamaan Meninggal Hari Jumat?
Janaiz

Keutamaan Meninggal Hari Jumat?

26 Januari 2024
Shalat Syuruq dan Pahala Haji
Shalat

Shalat Syuruq dan Pahala Haji

24 Januari 2024
Menghajikan Orang Tua Yang Masih Hidup
Haji

Menghajikan Orang Tua Yang Masih Hidup

11 Januari 2024
Mengangkat Kepala Ke Langit Setelah Wudhu, Sunnah?
Thaharah

Mengangkat Kepala Ke Langit Setelah Wudhu, Sunnah?

06 Januari 2024
Next Post
Hukum Mengulangi Umroh dalam Satu Safar

Hukum Mengulangi Umroh dalam Satu Safar

Pos-pos Terbaru

  • Dalil Pentingnya Belajar Tafsir Al-Quran
  • Enggan Sahur Karena Kuat dan sedang Diet
  • Banyak Tidur Saat Puasa Ramadhan
  • Keutamaan Meninggal Hari Jumat?
  • Shalat Syuruq dan Pahala Haji

Artikel Populer

  • Obat Virus Corona

    Obat Virus Corona

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyingkap Rahasia Manakib Syeikh Abdul Qodir Jaelani

    3 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Mengubur Janin Berusia 2 Bulan

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Masa Iddah Wanita Ditinggal Mati Suami

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Walisongo Dalam Timbangan Ahlul Hadits

    4 shares
    Share 2 Tweet 1
  • Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.