• Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming
Senin, 21 Oktober 2024
Problematika Umat
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Problematika Umat
No Result
View All Result
Home Fiqih

Ringkasan Mengafani Jenazah

Abu Ismail Rijal by Abu Ismail Rijal
13 Februari 2019
in Fiqih
0
Ringkasan Mengafani Jenazah
1
SHARES
2
VIEWS
Share WhatsappShare on TwitterShare on EmailShare Line

Soal :

Mohon penjelasan ringkas mengenai bagaimana mengafani jenazah. Jazakallohu khoiron.

Jawab:

Mengafani jenazah hukumnya fardhu kifayah. Dalilnya Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda tentang shahabat beliau yang meninggal saat haji wada’:

و كفنوه في ثوبيه

Dan kafanilah dia dengan dua kain ihromnya..

Perintah nabi shollallohu’alaihi wasallam ini menunjukkan wajibnya mengkafani jenazah.

Disunnahkan kain kafan berwarna putih, baik untuk laki laki ataupun wanita.

Berapa lembar kain kafan?

Yang wajib adalah satu lembar yang menutupi jenazah, sebagaimana dahulu Paman Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam dikafani dengan satu kafan usai perang Uhud.

Adapun yang afdhol 3 lembar kain baik untuk kaum pria atau wanita.

Aisyah Rodhiyallohu ‘anha mengabarkan bahwa Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam dikafani dalam tiga lembar kain.

Apabila kain tidak mencukupi untuk menutupi seluruh tubuh jenazah, maka diutamakan menutup bagian atas tubuh (kepala) dan membiarkan bagian kaki tidak dikafani namun ditutupi dengan daun. Sebagaimana dahulu shahabat Mush’ab bin umair ditutupi bagian kaki beliau dengan daun daun idkhir.

Terkait tali untuk mengencangkan kafan tidak ada ketentuan khusus berapa utas tali, bisa 3 atau lebih, intinya mengikat kain kafan agar kain kafan tidak lepas/terurai ketika dibawa ke pemakaman.

ini beberapa hal terkait dengan pengkafanan. Allohu a’am.

Tags: cara mengafanikafan wanitakain kafan kurangtali kafan
Previous Post

Jual Beli Pulsa di Masjid

Next Post

Jual Beli Real di Masjid Nabawi

Related Posts

Enggan Sahur Karena Kuat dan sedang Diet
Puasa

Enggan Sahur Karena Kuat dan sedang Diet

12 Maret 2024
Banyak Tidur Saat Puasa Ramadhan
Puasa

Banyak Tidur Saat Puasa Ramadhan

11 Maret 2024
Keutamaan Meninggal Hari Jumat?
Janaiz

Keutamaan Meninggal Hari Jumat?

26 Januari 2024
Shalat Syuruq dan Pahala Haji
Shalat

Shalat Syuruq dan Pahala Haji

24 Januari 2024
Menghajikan Orang Tua Yang Masih Hidup
Haji

Menghajikan Orang Tua Yang Masih Hidup

11 Januari 2024
Mengangkat Kepala Ke Langit Setelah Wudhu, Sunnah?
Thaharah

Mengangkat Kepala Ke Langit Setelah Wudhu, Sunnah?

06 Januari 2024
Next Post
Jual Beli Real di Masjid Nabawi

Jual Beli Real di Masjid Nabawi

Pos-pos Terbaru

  • Dalil Pentingnya Belajar Tafsir Al-Quran
  • Enggan Sahur Karena Kuat dan sedang Diet
  • Banyak Tidur Saat Puasa Ramadhan
  • Keutamaan Meninggal Hari Jumat?
  • Shalat Syuruq dan Pahala Haji

Artikel Populer

  • Obat Virus Corona

    Obat Virus Corona

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyingkap Rahasia Manakib Syeikh Abdul Qodir Jaelani

    3 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Mengubur Janin Berusia 2 Bulan

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Masa Iddah Wanita Ditinggal Mati Suami

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Walisongo Dalam Timbangan Ahlul Hadits

    4 shares
    Share 2 Tweet 1
  • Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.