• Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming
Minggu, 20 Oktober 2024
Problematika Umat
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Problematika Umat
No Result
View All Result
Home Siroh

Para Nabi Menggembala Domba

Abu Ismail Rijal by Abu Ismail Rijal
17 April 2020
in Siroh
0
Para Nabi Menggembala Domba
1
SHARES
2
VIEWS
Share WhatsappShare on TwitterShare on EmailShare Line

Para Nabi Menggembala Domba

Pertanyaan:

Benarkah Nabi Muhammad ﷺ pernah menggembalakan domba-domba ? Apa pula hikmahnya ?

Jawaban:

Benar, Rosululloh ﷺ pernah menggembalakan domba, beliau sendiri yang mengabarkan, bahkan beliau juga mengabarkan perkara ghaib bahwa para nabi dan Rasul juga pernah menggembalakan domba.

Disebutkan dalam Shahih Al Bukhari (4/441 no. 2272) dari Shahabat Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, Nabi ﷺ bersabda:

مَا بَعَثَ اللَّه نَبِيًّا إِلا رَعَى الْغَنَمَ، فَقَال أَصْحابُه: وَأَنْتَ؟ قَالَ: نَعَمْ، كُنْتُ أَرْعَاهَا عَلى قَرارِيطَ لأَهْلِ مَكَّةَ

“Tidaklah Alloh mengutus seorang nabi, kecuali nabi itu menggembalakan domba. Para shahabat pun bertanya, apakah engkau juga demikian ? Nabi bersabda: iya, dulu aku menggembalakan domba domba miliki orang Mekah dengan bayaran beberapa qirath.” (HR. Al Bukhari)

HIKMAH NABI MENGGEMBALA DOMBA

Kita meyakini bahwa Para nabi dan Rasul mendapatkan penjagaan dari Alloh Ta’ala sejak kecilnya, sebelum diangkat menjadi nabi dan Rasul.

Semua yang dilalui oleh Nabi ﷺ termasuk beliau menggembala domba di masa kecilnya tidak lepas dari hikmah.

Barangkali diantara hikmah tersebut seperti apa yang dikatakan Ibnu Baththal dalam Syarah Shahih Al Bukhori, beliau berkata:

“توطئة وتقدمةً في تعريفه –صلى الله عليه وسلم- سياسة العباد، واعتبارًا بأحوال رعاة الغنم، وما يجب على راعيها من اختيار الكلأ لها، وإيرادها أفضل مواردها، واختيار المسرح والمراح لها، وجبر كسيرها، والرفق بضعيفها، ومعرفة أعيانها وحُسن تعهُّدها، فإذا وقف على هذه الأمور كانت مثالًا لرعاية العباد، وهذه حكمة بالغة”. اهـ.

Ini adalah persiapan dan muqaddimah agar Nabi ﷺ mengerti bagaimana mengatur manusia, dan agar mengambil ibrah dari kondisi (yang dihadapi) para penggembala, apa yang seharusnya dilakukan seorang penggembala memilihkan rerumputan, mencarikan jalan terbaik dan mengarahkan ke ladang gembalaan dan sumber air, menguatkan yang kurang, bersikap lembut dengan domba yang lemah, mengenali masing masing domba, dan baik dalam mengurusi semuanya, apabila seorang penggembala menghadapi ini semua tentu akan menjadi sebuah permisalan dalam mengurusi manusia, tentu ini hikmah yang sangat mendalam.

Sebagian ulama seperti Ibnu Hajar rahimahulloh menyebutkan dalam dalam Fathul Bari diantara hikmahnya adalah melatih sifat sabar.

Di sisi lain, kita juga melihat bagaimana sifat Rahmah yang ada pada diri Nabi ﷺ, beliau melihat kefakiran yang ada pada paman beliau Abu Thalib, maka beliau ingin membantu meringankan beban pamannya, disamping ini menunjukkan bahwa beliau adalah sosok yang kokoh, tegar dan tidak bergantung pada orang lain.

Dengan menggembalakan domba domba, Rosululloh shalallahu’alaihi wasallam juga dijauhkan dari hiruk pikuk kota Mekah yang penuh dengan mudarat.

Wahai Rabb Kami, Kami memohon Kepada-Mu dengan Nama Namu-Mu yang Husna dan sifat sifat Mu yang Maha tinggi, masukkanlah kami ke dalam Firdaus-Mu bersama Nabi dan kekasih-Mu. Amin

( Abu Ismail Muhammad Rijal, ghofarollohu lahu wa liwalidaihi wa lisaairil muslimin )

Tags: Domba nabiMasa kecil nabiQirath
Previous Post

Mushonnaf Ibnu Abi Syaibah, Ensiklopedi Atsar Salaf

Next Post

Puasa Lupa Makan, Dinasehati atau dibiarkan ?

Related Posts

Thawus bin Kaisan
Ahlul Hadits

Thawus bin Kaisan

25 Desember 2023
Bekerja Di Madinah Atau Berdakwah di Kampung?
Manhaj

Bekerja Di Madinah Atau Berdakwah di Kampung?

29 April 2023
Siroh Nabi ﷺ dan Referensinya
Siroh

Siroh Nabi ﷺ dan Referensinya

15 April 2023
Manfaat Belajar Siroh Nabi ﷺ
Siroh

Manfaat Belajar Siroh Nabi ﷺ

14 Februari 2020
Islamnya Raja Najasyi
Siroh

Islamnya Raja Najasyi

01 Januari 2019
Next Post
Puasa Lupa Makan, Dinasehati atau dibiarkan ?

Puasa Lupa Makan, Dinasehati atau dibiarkan ?

Pos-pos Terbaru

  • Dalil Pentingnya Belajar Tafsir Al-Quran
  • Enggan Sahur Karena Kuat dan sedang Diet
  • Banyak Tidur Saat Puasa Ramadhan
  • Keutamaan Meninggal Hari Jumat?
  • Shalat Syuruq dan Pahala Haji

Artikel Populer

  • Obat Virus Corona

    Obat Virus Corona

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyingkap Rahasia Manakib Syeikh Abdul Qodir Jaelani

    2 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Mengubur Janin Berusia 2 Bulan

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Masa Iddah Wanita Ditinggal Mati Suami

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Walisongo Dalam Timbangan Ahlul Hadits

    4 shares
    Share 2 Tweet 1
  • Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.