Pertanyaan:
Benarkah ada hadits yang menyebutkan bahwa barang siapa membangun masjid walaupun seukuran sarang burung, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga?
Jawaban:
Alhamdulillah, washshalatu wassalamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du.
Benar, terdapat hadits dengan makna sebagaimana disebutkan dalam pertanyaan. Hadits tersebut diriwayatkan dari sahabat Abu Dzar al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu. Rasulullah ﷺ bersabda:
مَن بنى للهِ مسجِدًا ولو كمَفْحَصِ قَطاةٍ بنى اللهُ له بيتًا في الجنَّةِ
“Barang siapa membangun masjid karena Allah, walaupun hanya sebesar sarang burung qathā, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga.”
Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam Shahih-nya (lihat takhrij shahih ibnu hibban no. 1610), Ibnu Abi Shaybah dalam Al-Mushannaf no. 3174), Al-Bayhaqi (no. 4349), dan Al-Tabarani dalam Al-Mu‘jam Ash-Shaghir (no. 1105).
Qathā adalah salah satu jenis burung yang hidup di daerah gurun, sejenis merpati. Burung ini biasanya membuat sarang yang sangat sederhana di tanah sebagai tempat meletakkan dan mengerami telurnya.
Namun perlu dipahami, maksud hadits ini bukanlah membangun masjid yang benar-benar berukuran sekecil sarang burung. Namun maknanya, siapa yang membangun maajid walaupun kecil.
Hadits ini adalah dorongan yang sangat indah dari Rasulullah ﷺ, agar setiap muslim ikut berkontribusi dalam pembangunan masjid, walaupun hanya dengan kemampuan yang sangat terbatas.
Hadits ini juga menunjukkan betapa luasnya karunia Allah Ta‘ala. Keutamaan membangun rumah di surga bukan hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang mampu membangun masjid besar dengan biaya yang sangat banyak. Bahkan seseorang yang hanya mampu memberikan kontribusi kecil pun tetap berpeluang meraih keutamaan tersebut.
Seorang hamba mungkin hanya mampu menyumbang sedikit harta, sekadar bagian kecil dari bangunan masjid—bahkan jika nilainya hanya seukuran tempat sarang burung untuk bertelur. Namun jika itu dilakukan dengan niat yang tulus karena Allah, dan penuh harap kepada Allah, maka balasan yang Allah siapkan bukanlah sesuatu yang kecil: sebuah rumah di surga yang kekal selamanya.
Inilah sebuah seruan yang sangat agung dari Rasulullah ﷺ—sebuah ajakan untuk meraih kebahagiaan yang abadi di akhirat.
Semoga Allah menggerakkan hati-hati kita untuk memakmurkan masjid-masjid-Nya; membantu pembangunannya, menjaga dan merawatnya, serta menghidupkannya dengan shalat, dzikir, ilmu, dan berbagai ibadah lainnya. Wallahu a‘lam.







