• Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming
Sabtu, 19 Oktober 2024
Problematika Umat
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Problematika Umat
No Result
View All Result
Home Hadits

Cara Mudah Mengenal Hadits Shahih

Abu Ismail Rijal by Abu Ismail Rijal
17 Februari 2020
in Hadits
0
Cara Mudah Mengenal Hadits Shahih
1
SHARES
2
VIEWS
Share WhatsappShare on TwitterShare on EmailShare Line

Cara Mudah Mengenal Hadits Shahih

Pertanyaan:

Bagaimana cara mengenal hadits Shahih padahal kami baru saja mengaji, jangankan belajar ilmu mustholah hadits dan meneliti kesahihan hadits, membaca Al Quran saja masih harus dibimbing huruf demi huruf. Jazakumullohukhoiron.

Jawab:

Siapa yang memiliki niatan ikhlas dan Azam yang kuat untuk mengenal hadits yang Shahih, dan dia senantiasa memohon pertolongan kepada Alloh untuk menunjukinya jalan yang lurus, pasti Alloh akan mudahkan jalan jalannya.

Alhamdulillah, wajib atas kita memuji Alloh karena Alloh telah memudahkan jalan jalan bagi kita untuk mengenal hadits sahih. Diantara jalan mengenal hadits Shahih adalah:

Pertama: Memastian bahwa sebuah hadits disebutkan dalam kitab yang khusus mengumpulkan hadits-hadits Shahih, dan penulisnya adalah para ulama yang diakui keilmuannya dalam mengenal hadits Shahih.

Contohnya adalah kitab Shahih Al Bukhari dan Shahih Muslim. Dua kitab ini disepakati kesahihan hadits hadits yang ada di dalamnya oleh para ulama.

Maka jika anda mendapatkan sebuah hadits dalam dua kitab ini, ketahuilah bahwa hadits tersebut Shahih.

Misalnya sabda Rosululloh shollallohu’alaihi:

كَلِمَتَانِ خَفِيْفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ :ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيْزَانِ حَبِيْبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيم

“Dua kalimat yang ringan atas lisan (untuk mengucapkannya), berat dalam Mizan (timbangan amalan) dan dicintai oleh Ar-Rahman (adalah): “Subhanallahi wabihamdihi, subhanallahil ‘adzim.”

Hadits di atas kita ketahui sebagai hadits shahih karena kita dapatkan dalam dua kitab Shahih:

1- Shahih al-Bukhari, hadits no. 7008; dan

2- Shahih Muslim, hadits no. 4860.

Kedua: Mengetahui kesahihan hadits dari penjelasan para ulama yang ahli dalam menilai hadits, walaupun hadits tersebut tidak berada dalam kitab yang khusus mengumpulkan hadits shahih.

Sebagai contoh dalam sunan At Tirmidzi, penulisnya Al Imam Abu Isa At Tirmidzi menjelaskan derajat hadits yang beliau riwayatkan dalam kitab sunan.

Setelah meriwayatkan hadits terkadang beliau mengatakan : Hadits ini Shahih; Hadits ini Hasan Shahih. Terkadang beliau menukilkan ucapan guru beliau, imam Al Bukhari dalam menilai sebuah hadits. Melalui keterangan mereka kita mengetahui hadits tersebut sebagai hadits yang shahih.

Dan di masa kita, kita bisa membaca penjelasan para ulama ahlul hadits tentang derajat sebuah hadits seperti Syeikh Al Albani, Syeikh Abdul Aziz bin baz, Syeikh Muqbil bin Hadi, dan yang lain.

Ketiga: Dengan cara meneliti hadits, melihat para perawi hadits, memeriksa keadilan dan kekuatan hafalannya, ketersambungan sanad dan meneliti apakah hadits tersebut syadz dan memiliki cacat yang melemahkan hadits atau tidak.

Cara yang ketiga ini hanya bisa ditempuh oleh mereka yang memiliki ilmu yang memadai dalam menilai kesahihan hadits.

Semoga Alloh memberikan Taufiq kepada kita untuk mengenal hadits shahih dan mengamalkannya. Amin.

Tags: AlbaniMustholah
Previous Post

Hukum Abon Kuda

Next Post

Hukum Thawaf di Kuburan

Related Posts

Di Balik Kitab Tarikh Baghdad
Hadits

Di Balik Kitab Tarikh Baghdad

07 Mei 2020
Tarikh Kabir ditulis Al Bukhari Sebelum Shahih
Hadits

Tarikh Kabir ditulis Al Bukhari Sebelum Shahih

21 April 2020
Mushonnaf Ibnu Abi Syaibah, Ensiklopedi Atsar Salaf
Hadits

Mushonnaf Ibnu Abi Syaibah, Ensiklopedi Atsar Salaf

16 April 2020
Mengenal Kitab Syamail Muhammadiyah
Hadits

Mengenal Kitab Syamail Muhammadiyah

12 April 2020
Sunan Ad-Darimi Peninggalan Ulama Samarqand
Hadits

Sunan Ad-Darimi Peninggalan Ulama Samarqand

02 April 2020
Hadist Hadist Lemah dan Palsu tentang Syaban
Hadits

Hadist Hadist Lemah dan Palsu tentang Syaban

01 April 2020
Next Post
Hukum Thawaf di Kuburan

Hukum Thawaf di Kuburan

Pos-pos Terbaru

  • Dalil Pentingnya Belajar Tafsir Al-Quran
  • Enggan Sahur Karena Kuat dan sedang Diet
  • Banyak Tidur Saat Puasa Ramadhan
  • Keutamaan Meninggal Hari Jumat?
  • Shalat Syuruq dan Pahala Haji

Artikel Populer

  • Obat Virus Corona

    Obat Virus Corona

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyingkap Rahasia Manakib Syeikh Abdul Qodir Jaelani

    2 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Mengubur Janin Berusia 2 Bulan

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Masa Iddah Wanita Ditinggal Mati Suami

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Walisongo Dalam Timbangan Ahlul Hadits

    4 shares
    Share 2 Tweet 1
  • Home
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Website Islami
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.

No Result
View All Result
  • Home
  • Kategori
    • Aqidah
    • Manhaj
    • Fiqih
      • Shalat
      • Nikah
      • Thaharah
      • Puasa
      • Jual Beli
      • Puasa
      • Faroidh
    • Adab
    • Keluarga
      • Hak suami Istri
      • Pendidikan Anak
    • Dzikir dan Do’a
    • Fatwa – Fatwa
  • Kirim Pertanyaan
  • Tentang
  • Video Dakwah
  • Live Streaming

© 2019 Problematika Umat.